Cara Memilih Ukuran Grip Raket Tenis yang Tepat, Mudah dan Bisa Dicek Sendiri
By Tirto Tennis Pers · October 8, 2026

Saat membeli raket tenis, banyak orang fokus pada merek, berat, atau ukuran kepala raket. Padahal ada satu hal kecil yang sangat berpengaruh, yaitu ukuran grip atau pegangan raket. Grip yang terlalu kecil maupun terlalu besar bisa membuat pukulan tidak stabil, tangan cepat lelah, dan lengan lebih mudah pegal.
Apa Itu Ukuran Grip?
Ukuran grip adalah keliling pegangan raket. Ukuran ini biasanya tertulis di ujung pegangan (butt cap) atau di leher raket, dalam format seperti "L2" atau "4 1/4".
Tabel Ukuran Grip Raket Tenis
Grip 0 (L0): 4 inci, sekitar 101 mm. Umumnya untuk anak dan remaja.
Grip 1 (L1): 4 1/8 inci, sekitar 104 mm. Umumnya untuk wanita dan pria bertangan kecil.
Grip 2 (L2): 4 1/4 inci, sekitar 107 mm. Paling umum untuk wanita dan banyak pria.
Grip 3 (L3): 4 3/8 inci, sekitar 111 mm. Umum untuk pria dewasa.
Grip 4 (L4): 4 1/2 inci, sekitar 114 mm. Untuk tangan besar.
Grip 5 (L5): 4 5/8 inci, sekitar 117 mm. Untuk tangan sangat besar, dan jarang tersedia.
Di Indonesia, ukuran yang paling banyak dipakai adalah L1 sampai L3.
Cara 1: Ukur dengan Penggaris
Buka telapak tangan yang dipakai memegang raket, dengan jari-jari rapat.
Cari garis lipatan tengah di telapak tangan.
Ukur dari garis lipatan tersebut sampai ujung jari manis.
Hasilnya dalam inci (atau cm dibagi 2,54) adalah perkiraan ukuran grip Anda. Misalnya, hasil 4 1/4 inci berarti grip L2.
Cara 2: Tes Jari Telunjuk
Ini cara paling mudah kalau Anda bisa memegang raketnya langsung.
Pegang raket dengan pegangan forehand biasa (eastern grip).
Masukkan jari telunjuk tangan yang lain ke celah antara ujung jari manis dan pangkal telapak tangan.
Kalau jari telunjuk pas mengisi celah itu, ukuran grip sudah tepat.
Kalau tidak ada celah atau jari bertumpuk, grip terlalu kecil.
Kalau celahnya lebih besar dari satu jari, grip terlalu besar.
Apa Akibatnya Jika Ukuran Grip Salah?
Grip terlalu kecil: raket mudah berputar di tangan saat memukul, sehingga Anda tanpa sadar menggenggam lebih erat. Lengan bawah jadi cepat tegang dan lelah.
Grip terlalu besar: sulit mengganti pegangan dengan cepat (misalnya dari forehand ke backhand), sulit memberi spin, dan pergelangan tangan kurang leluasa.
Ukuran di Antara Dua Pilihan? Pilih yang Lebih Kecil
Kalau ukuran Anda berada di antara dua ukuran, misalnya antara L2 dan L3, pilih yang lebih kecil. Alasannya, grip bisa dibesarkan dengan mudah, tapi hampir tidak mungkin dikecilkan. Caranya:
Tambahkan overgrip. Satu lapis overgrip menambah ukuran sekitar setengah tingkat.
Ganti replacement grip dengan yang lebih tebal.
Untuk penyesuaian lebih besar, bisa dipasang heat shrink sleeve di toko.
Overgrip vs Replacement Grip
Replacement grip adalah grip dasar yang terpasang dari pabrik. Bahannya lebih tebal dan memberi bantalan.
Overgrip adalah lapisan tipis yang dililitkan di atas grip dasar. Fungsinya menyerap keringat, menambah daya cengkeram, dan sedikit menambah ukuran. Overgrip sebaiknya diganti rutin, terutama di cuaca panas dan lembap seperti di Indonesia, karena cepat licin oleh keringat.
Tips Tambahan
Kalau memungkinkan, selalu coba pegang raket langsung sebelum membeli.
Ingat bahwa satu lapis overgrip sudah menambah ukuran.
Untuk anak-anak, pilih grip kecil (L0 atau L1) sesuai ukuran raket junior.
Kalau Anda membeli raket kedua, samakan ukuran gripnya dengan raket pertama.
Cek Ukuran Grip Anda di Tirtonic
Masih ragu dengan ukuran grip yang pas? Datang ke Tirtonic Tennis Store di Jogja, Solo, atau Semarang. Staf kami akan membantu mengecek ukuran grip Anda, memilih raket yang sesuai, dan memasang overgrip favorit Anda. Kami juga menyediakan berbagai pilihan overgrip dan replacement grip dari Wilson, Yonex, Babolat, dan brand lainnya.
Belanja online? Hubungi admin kami lewat WhatsApp, kirimkan hasil pengukuran tangan Anda, dan kami bantu rekomendasikan ukuran grip yang tepat.
